Macbeth Crooz Semarang Tour 2010 (Extended)

February 28, 2010

Siapa bilang air dan api bertolak belakang? Meskipun basah oleh hujan, fans were ON-FIRE! Kobaran semangat dan semburan hujan tidak mengurangi sedikitpun antusias masyarakat kota ini. Inilah laporan kami, langsung dari extended concert Macbeth Crooz di Semarang.

Event ini merupakan kelanjutan dari kota-kota sebelumnya, yaitu Tambun, Jakarta, Bandung, Surabaya dan Bali. Gor Tri Lomba Juang telah menjadi saksi bisu 5000 pasang mata yang menyaksikan 15 band ‘keras’ dalam 3 panggung yang berbeda. Dua band asli kandang membuka acara ini, hingga NoTalent memecah bingar dentuman musik tepat disaat matahari membakar kota Semarang. Teror!

Namun mengalirnya peluh dibalas oleh basahnya hujan, ketika pukul 15:00 badai mengobrak-abrik venue. Friends of mine yang dijadwalkan tampil, terpaksa rela disaksikan oleh nihil penonton di depan stage. Sungguh bukanlah apa yang diharapkan oleh mereka.

Semua berubah seketika setelah adzan Maghrib berkumandang. Tanpa peduli lapangan becek berlumpur, mereka tetap memenuhi depan stage, hingga akhirnya, badai kembali menghempas, dan kali ini bahkan lebih deras dari sebelumnya! Alone at Last, Thirteen, Sweet As Revenge, Killed by Butterfly, bergantian mengisi stage yang kini telah berubah menjadi kubangan lumpur yang dipenuhi oleh die-hard-fans mereka!

Sebagai penutup, Killing Me Inside tampil sangat memukau. Membawakan 5 lagu termasuk mengcover lagu Bento milik Iwan Fals merupakan pilihan brilian untuk mengalihkan perhatian penonton, yang kini tak ubahnya seperti mandi dalam derasnya hujan dan beceknya lumpur. Mereka memang band yang paling ditunggu-tunggu!

Melebur dalam bara api dan semburan air hujan. It was one of the best crowds, we have! Here are couple of the picture we have!

DSC_0481DSC_0530DSC_0649DSC_0724

By: Sendy Sasmita