Ketika kami terlena mendengarkan CD-CD akustik yang telah lama tidak tersentuh di rak meja kerja kami, tiba-tiba seketika itu pula, kami teringat pada satu nama, SKETSA! Kemana mereka sejak Februari lalu? Salah satu duo favorit negeri ini, akhir-akhir ini justru seperti sedang bersembunyi. Beruntung kami dapat menyempatkan diri, untuk bertemu kembali, ngobrol singkat, dan ini dia laporannya untuk anda.
1. Halo Sketsa! Sedang sibuk apa sekarang?
Dimas Wibisana: Saya sedang magang di Jerman sampai akhir Agustus, jadi sekarang lagi sibuk mikirin pengen cepet-cepet pulang dan ngeband lagi! Hehehe.
Gerald Situmorang: Halo! Karena Dimas lagi di Jerman, jadi Sketsa sedang vakum sampai akhir Agustus 2010 ini, akhir-akhir ini saya sedang fokus ngumpulin materi album kedua Sketsa.
2. Mungkin kalian bosan ditanya, tapi bagaimana awak terbentuknya Sketsa?
Sketsa awal mulanya berasal dari Acoustic PL dimana pada waktu itu Gerald Situmorang dan Adnand Adyasha manggung di PL Fair 2005 “Village” dengan konsep duo gitar akustik. Konsep tersebut dilanjutkan sampai akhirnya kami berganti nama menjadi Sketsa karena sudah lulus dari SMA PL. Kemudian, Dimas Wibisana bergabung dengan Sketsa menggantikan Adnand Adyasha yg harus studi ke luar. Kita juga baru saja merilis album pertama kita yaitu “Childhood’s Dream” di bulan Februari 2010 kemarin, jadi silakan dibeli dan didengar ya.
3. Sekilas, musik kalian terdengar seperti Depapepe dan Kings of Convenience. Apakah mereka termasuk dalam influence kalian?
GS: Kalo gua pribadi jujur kurang dengerin musik mereka.
DW: Nope. Tp gue suka dengerin KoC, buat santai2 aja, tapi bukan sebagai referensi.
4. Hal apa saja yang menginspirasi kalian dalam membuat lagu?
GS: Sederhana. Kehidupan sehari-hari dan karya-karya musisi lain.
DW: Realita, cinta, dan rock n roll. Hahaha.
5. Antara John Mayer dan Eric Clapton, siapa yang akan kalian pilih untuk diajak berkolaborasi? Kenapa?
DW: Hmm, Eric Clapton! Biar bisa kecipratan “legend”-nya. Tapi, John Mayer juga boleh deh. Biar bisa kecipratan gantengnya. Hahaha.
GS: Saya lebih pengen John Mayer kayaknya untuk saat ini, lebih seru dan berjiwa muda!
6. Apa rencana kalian bagi Sketsa untuk kedepannya?
Rencana kami jika tidak ada halangan, bulan September nanti kita mau buat konser comeback di Jakarta, abis itu kita akan promosi terus album kita yang pertama ini dan juga kumpulin materi lagu untuk album kedua kita! Target kita juga pengen banget bisa live di luar negeri!
7. Terimakasih, Sketsa! Sukses terus kedepannya!
GS: Thanks GeeksBible! Kepada pendengar Sketsa, sementara ini dengerin album “Childhood’s Dream” dulu ya untuk mengobati rindu kalian. Hehehe. Nanti September 2010 kita akan kembali hadir dengan semangat yang membara!
DW: Sama-sama! Jangan lupa beli CD Sketsa, ya! Dan untuk semua pendengar Sketsa yang kangen liat Sketsa, kita lebih kangen ngeliat kalian!
Catch SKETSA Online: Myspace, Facebook, Twitter
By: Ekki Prayogo
Photo: Dokumentasi Sketsa














