Dari rentetan konser dalam sepuluh hari terakhir, mungkin ini adalah salah satu yang paling saya nanti. Saya mengaku jatuh cinta kepada Kings of Convenience sejak terakhir mereka hadir di Jakarta (2006). Semakin jatuh cinta karena Jens Lekman turut meramaikan SoundSation 2010 kali ini. Saya rela menerabas jauh ke kota kembang Bandung, demi menyaksikan aksi mereka dalam sebuah gig yang terlalu awal sold-out, namun ternyata tersisa banyak ruang di dalam gedung. Nyaman dan tidak berdesakan! Sebuah kesan pertama yang begitu menggoda.
Memang benar, antriannya panjang, basah, dan melelahkan. Namun entah kenapa semua itu terabaikan. Konter beers dan cocktails disediakan, photobox cuma-cuma dihadirkan, bahkan shelter untuk melakukan charging telefon genggam-pun disediakan! This is new!
Hollywood Nobody mengawali Soundsation tahun ini. Disusul dengan aksi maut White Shoes and The Couples Company yang begitu menawan. Sayang, masalah audio yang mengganggu menjadi kesan buruk pertama diantara ribuan kami, bahkan salah satu personil KOC sendiri, Erlend Oye. Senja menggila, Aksi Kucing, serta Matahari dibawakan sembari merayakan Earth Hour yang selayaknya serentak dirayakan di seluruh dunia.
Kualitas audio yang tidak maksimal ternyata berlanjut. Jens Lekman-pun terkena dampaknya. Beruntung, setlist sempurna yang dimainkan membiaskan kekecewaan kami terhadap konser sederhana ini. Sipping on the sweet nectar, Your arms around me, A postcard to Nina, dan The opposite of Hallelujah, dibawakan secara sempurna dengan iringan vokal penonton lainnya yang membahana. Satu yang menarik. Di tengah-tengah konsernya, Lekman menyempatkan diri untuk menelfon ibunya, dan mengajak kami untuk menyanyi Happy Bithday to You untuk sang ibu. Saya melihat seorang gadis bahkan menangis karenanya.
Aksi terakhir ditutup oleh Kings of Convenience. Beruntung Eirik masih sempat tampil prima di Bandung, hingga akhirnya jatuh sakit ketika tampil di Jakarta. Name all the hits, mereka membawakannya semua. Satu setengah jam tidak berasa apa-apa bagi kami. Sejuknya Bandung, hangatnya penampilan mereka, menjadikan keduanya kombinasi yang sempurna, yang akan selalu saya catat, bahwa konser semalam merupakan salah satu yang tidak akan pernah saya lupakan.
By: Kautsar Ikrami
Photo: Dokumentasi 90.8 FM OZ Radio Jakarta

















