Konser Tunggal Koil Report and Photos

March 2, 2011

Kamis, 24 Februari 2011 menjadi hari yang ditunggu-tunggu oleh para penggemar Koil. Band rock kawakan asal Bandung yang terbentuk pada tahun 1993 ini menggelar konser tunggal di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) yang diberi tajuk Koil Killer Concert.

Sebelum mendengarkan musik rock oleh band pujaannya, para penggemar Koil malam itu diajak mendengarkan alunan musik blues. Musik blues yang dimaksud dimainkan oleh vokalis dari 70′s Orgasm Club, Anto Arief. Selain memainkan lagu ciptaannya sendiri, Anto Arief yang hanya “bersenjatakan” gitar akustik ini, juga memainkan lagu hits dari 70′s Orgasm Club, “Papermint Insect.”

Setelah penampilan Anto Arief, personil Koil satu persatu naik ke panggung. Band yang sudah ditunggu oleh sekitar 1500 penggemarnya langsung memainkan lagu dari album Black Light Shines On, “Nyanyikan Lagu Perang.” Setelah lagu pertama, band yang digawangi J.A. Verdijantoro a.k.a. Otong (vokal), Donnijantoro (gitar), F.X. Adam J. a.k.a. Vladvamp (bass), dan Leon Ray Legoh (drum) ini langsung menghentak para penggemarnya dengan, “Sistem Kepemilikan.”

Malam itu Koil tidak tampil sendirian, saat memainkan beberapa lagu, mereka dibantu oleh tiga perempuan berdandanan gothic, yang salah satunya adalah penyanyi solo asal Bandung yang sedang naik daun, Risa Saraswati, atau yang lebih dikenal dengan Sarasvati.

Koil Killer Concert ditutup dengan lagu “Kenyataan Dalam Dunia Fantasi.” Tidak ada encore dari Koil, tetapi semua penggemar mereka sudah merasa puas oleh penampilan band yang terkenal dengan fashion yang unik ini. Para penggemar Koil yang tidak hadir pada konser tunggal Koil pasti menyesal jika mengetahui Koil memainkan 20 lagu. Saya rasa, sejak The Dyslexia Concert pada 20 Juni 2009 yang digelar oleh The S.I.G.I.T., belum ada lagi band asal Bandung yang bisa membuat konser tunggal besar selain Koil.

Text and Docs: Decky Arrizal